Calculator Biner

Kalkulator Biner

Desimal ke Biner

Hasil Biner:

Biner ke Desimal

Hasil Desimal:
function convertDecimalToBinary() { var decimalValue = document.getElementById("decimalInput").value; var binaryResultElement = document.getElementById("binaryResult"); if (decimalValue === "" || isNaN(decimalValue)) { binaryResultElement.textContent = "Masukkan angka desimal yang valid."; return; } var num = parseInt(decimalValue, 10); if (num < 0) { binaryResultElement.textContent = "Hanya angka non-negatif yang didukung untuk konversi biner sederhana ini."; return; } if (num === 0) { binaryResultElement.textContent = "0"; return; } binaryResultElement.textContent = num.toString(2); } function convertBinaryToDecimal() { var binaryValue = document.getElementById("binaryInput").value; var decimalResultElement = document.getElementById("decimalResult"); if (binaryValue === "") { decimalResultElement.textContent = "Masukkan angka biner."; return; } // Validate if the input contains only '0' and '1' if (!/^[01]+$/.test(binaryValue)) { decimalResultElement.textContent = "Masukkan hanya '0' dan '1' untuk angka biner."; return; } var num = parseInt(binaryValue, 2); decimalResultElement.textContent = num.toString(10); }

Memahami Sistem Bilangan Biner

Sistem bilangan biner adalah sistem penomoran yang hanya menggunakan dua simbol: 0 dan 1. Ini adalah dasar dari semua komputasi digital dan merupakan bahasa yang digunakan komputer untuk memproses dan menyimpan data. Berbeda dengan sistem desimal (basis-10) yang kita gunakan sehari-hari dengan sepuluh digit (0-9), sistem biner (basis-2) jauh lebih sederhana namun sangat kuat.

Mengapa Biner Penting?

Komputer beroperasi menggunakan sirkuit elektronik yang dapat berada dalam dua keadaan: ON (mewakili 1) atau OFF (mewakili 0). Ini membuat sistem biner menjadi pilihan alami untuk representasi data dalam perangkat keras komputer. Setiap 0 atau 1 dalam sistem biner disebut 'bit' (binary digit), dan delapan bit membentuk 'byte', unit dasar penyimpanan data.

Konversi Desimal ke Biner

Mengubah angka desimal menjadi biner melibatkan pembagian angka desimal secara berulang dengan 2 dan mencatat sisa pembagiannya. Sisa-sisa ini, dibaca dari bawah ke atas, akan membentuk representasi biner dari angka tersebut.

Contoh: Konversi 13 (Desimal) ke Biner

  • 13 ÷ 2 = 6 sisa 1
  • 6 ÷ 2 = 3 sisa 0
  • 3 ÷ 2 = 1 sisa 1
  • 1 ÷ 2 = 0 sisa 1

Membaca sisa dari bawah ke atas: 1101. Jadi, 13 desimal = 1101 biner.

Gunakan kalkulator di atas untuk mengonversi angka desimal seperti 25 (hasilnya 11001) atau 100 (hasilnya 1100100) ke biner.

Konversi Biner ke Desimal

Untuk mengonversi angka biner ke desimal, Anda mengalikan setiap digit biner dengan pangkat 2 yang sesuai dengan posisinya, dimulai dari 20 untuk digit paling kanan, 21 untuk digit berikutnya, dan seterusnya. Kemudian, jumlahkan semua hasil perkalian tersebut.

Contoh: Konversi 1101 (Biner) ke Desimal

  • 1 × 23 = 1 × 8 = 8
  • 1 × 22 = 1 × 4 = 4
  • 0 × 21 = 0 × 2 = 0
  • 1 × 20 = 1 × 1 = 1

Jumlahkan hasilnya: 8 + 4 + 0 + 1 = 13. Jadi, 1101 biner = 13 desimal.

Coba konversi angka biner seperti 10101 (hasilnya 21) atau 111111 (hasilnya 63) menggunakan kalkulator di atas.

Kalkulator biner ini menyediakan cara cepat dan mudah untuk melakukan konversi antara sistem bilangan desimal dan biner, membantu Anda memahami dasar-dasar komputasi digital.

Leave a Comment